• Sambutan Ketua Ika Unisma
  • Profile Alumni
  • Program Kerja
  • Ad/Art
  • Struktur Organisasi
Ikaunisma
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Organisasi
    • Sambutan Ketua Ika Unisma
    • Profile Alumni Unisma
    • Program Kerja
    • Ad/Art
    • Struktur Organisasi
  • Beasiswa
  • Dana Abadi
    • Informasi
    • Laporan
  • Kiprah Alumni
    • Profile
    • Inspirasi
  • Agenda
  • Artikel
Login
  • Beranda
  • Organisasi
    • Sambutan Ketua Ika Unisma
    • Profile Alumni Unisma
    • Program Kerja
    • Ad/Art
    • Struktur Organisasi
  • Beasiswa
  • Dana Abadi
    • Informasi
    • Laporan
  • Kiprah Alumni
    • Profile
    • Inspirasi
  • Agenda
  • Artikel
No Result
View All Result
Ikaunisma
No Result
View All Result
Home Kiprah Alumni Profile

MENGABDIKAN DIRI UNTUK PETANI

adminikaunisma by adminikaunisma
September 13, 2025
in Profile
0
MENGABDIKAN DIRI UNTUK PETANI
0
SHARES
52
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Muhammad Nuruddin, dilahirkan di Malang pada tanggal 19 Juli 1969 dikenal dengan panggilan Gus Din, anak ke-8 dari KH. Oesman Mansyur, Pendiri dan Rektor Pertama Universitas Islam Malang.

Lingkungan keluarganya yang pendidik dan santri dimana selalu dekat dengan masyarakat akar rumput yang mengalami problem struktural, memberikan visi dan pendekatan dalam kehidupan sehari-hari Muhammad Nuruddin berada dipedesaan dan mengembangkan pertanian untuk pemberdayaan masyarakat tani dan orang-orang yang bekerja dipedesaan untuk kehidupan yang lebih baik. Masyarakat pedesaan di Indonesia secara struktural mengalami ketimpangan dan ketidak adilan dalam akses terhadap sumber-sumber agraria seperti hak atas tanah, benih dan sumberdaya air.

Masuk Fakultas Peternakan Jurusan Produksi Ternak pada tahun 1988 dan lulus tahun 1997, selama 10 tahun menjadi mahasiswa dikarenakan tekadnya untuk melihat kejatuhan rezim Orde Baru, sebuah sistem pemerintahan yang dia kritik dikarenakan wataknya yang otoritarian, despotik dan saat Soeharto mengumumkan pengunduran diri sebagai Presiden, Muhammad Nuruddin sebulan sesudahnya mengajukan ujian skripsi untuk mendapatkan gelar sarjana dari Fakultas Peternakan.

Kota Malang sebagaimana kota-kota lainnya di pulau Jawa, selalu bersinggungan dengan kelompok-kelompok studi mahasiswa kota Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Salatiga dan Surabaya. Aktif di Kelompok Studi Mahasiswa Merdeka Malang sebuah kelompok studi yang giat mempelajari ilmu-ilmu sosial

kritis dunia, sensitif terhadap problem masyarakat dalam melalukan pendampingan kasus-kasus tanah Buring, Tuban, Kedung Ombo, Cimacan, Wedoroanom dan Nipah. Strategi gerakan aktivis kampus ini adalah menggalang opini melalui demonstrasi mahasiswa yang dilakukan di beberapa kampus di kota Malang. Kampus UNISMA sendiri merupakan kampus dengan aktivis mahasiswa yang relatif banyak sama dengan kampus Universitas Brawijaya, Universitas Widya Gama, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Gajayana, Universitas IKIP Budi Utomo dan IAIN Sunan Ampel Malang.

Pada tahun Tahun 1990, dipilih oleh Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang sebagai Ketua Senat Mahasiswa. Sebagai aktivis organisasi intra kampus, terlibat dalam jaringan kerja senat mahasiswa fakultas peternakan se Indonesia (ISMAPETI) dan pada tahun 1991, Senat Mahasiswa Fakultas Peternakan mengajukan studi banding ke Tapos, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tapos merupakan respresentatif dari sebuah konsep Integrated Farming (IF) yang besar, fasilitas lengkap untuk pembelajaran peternakan dan pertanian. Oleh Sekretariat Negara di Bina Graha, Jakarta, surat pengajuan ini diterima dan merupakan kabar gembira karena bagi Fakultas Peternakan UNISMA hal ini merupakan keberhasilan dalam memperkenalkan diri sebagai sebuah fakultas peternakan swasta yang kredible dan bagi organisasi intra kampus, Senat Mahasiswa Fakultas Peternakan merupakan kebanggaan dikarenakan kemampuannya melakukan lobi kepada institusi negara yang sulit dipengaruhi era zaman tersebut.

Saat krisis moneter tahun 1998, Muhammad Nuruddin mendapat kepercayaan dari Bina Desa, sebuah LSM Nasional untuk merekrut tenaga pendamping profesional se Jawa Timur dalam Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) dimana program ini merupakan jaring pengaman sosial. Dikarenakan jaringan kampus se-Jawa Timur melalui konsolidasi

aktivis mahasiswa tidak sulit untuk melakukan proses rekrutmen dan berhasil merekrut 1000 pendamping profesional untuk ditempatkan dilokasi-lokasi yang menjadi target dari program penanggulangan kemiskinan perkotaan. Sebagai porto folionya, Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi UNISMA yang menjadi lembaga untuk proses rekrutmen melalui seleksi administrasi, tes wawancara sampai pelatihan. Banyaknya aktivis yang berlatar belakang intra dan ekstra kampus dapat direkrut dan menjadikan mereka sebagai lokomotif perubahan sosial. Dan Perubahan itu dimulai dari Kampus dan almamater tercinta, yakni Universitas Islam Malang.

Paska perekrutan Program Penanggulangan Kemiskinan, Muhammad Nuruddin dapat kepercayaan untuk dapat berbicara di Forum Dunia untuk Pembangunan Pertanian Yang Berkelanjutan di Roma pada tahun 1999. Organisasi pengundang adalah organisasi petani Internasional, La Via Campesina yang berpusat di Eropa. Sebagai alumni UNISMA hal ini menjadi pembelajaran penting dikarenakan sangat jarang kesempatan ini diperoleh dan betapa startegis dan pentingnya dapat menyuarakan suara petani ditingkat grass root dihadapan petinggi FAO-IFAD dan pemimpin dari organisasi masyarakat sipil dunia. Setelah pertemuan tersebut dan semangat euforia reformasi yang berlangsung di Indonesia, jaringan aktivis sosial pedesaan di pulau Sumatera, Jawa, Bali, NTB, NTT, dan Sulawesi sepakat untuk mengembangkan organisasi tani yang independen, bekerja di area advokasi kebijakan terutama hak atas tanah atau reforma agraria, pengembangan kelembagaan usaha ekonomi petani atau Koperasi Pertanian dan Pemasaran yang adil bagi petani. Organisasi ini bernama Aliansi Petani Indonesia yang berdiri tahun 1999 dan ditetapkan pada tahun 2003 di Cipayung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Organisasi API ini berafiliasi terhadap jaringan kerja petani di Asia, yakni Asosiasi Petani Asia (Asian Farmers Association) yang meliputi negara Korea Selatan, Jepang, Mongol,India, Nepal, Kyrgistan, Bangladesh, Vietnam, Kamboja, Laos, Muangthai, Indonesia, dan Filipina. Indonesia yang diwakili API ditetapkan sebagai Komite Eksekutif

Di Indonesia, anggota API tersebar di provinsi Sumatera Utara, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumbawa, NTT, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dengan komoditas terseleksi dan layak pasar seperti Kayu Manis Organik, Kopi Arabika Specialty (Kerinci, Toraja, Bajawa dan Manggarai), Kopi Robusta Fine (Sridonoretno Dampit Kab Malang), Beras Organik (Boyolali dan Tasikmalaya) dan Cokelat (Ende, Polman, Flores Timur, Luwuk Utara). Pengalaman sejak di aktivis kemahasiswaan dalam proses advokasi problem struktural di Indonesia sedikit banyak memberikan pengalaman dalam proses pemberdayaan masyarakat tani dan bagaimana menempatkan posisi petani dalam mata rantai pertanian yang berkelanjutan dapat diperbaiki melalui tindakan kolektif untuk mempengaruhi pasar yang oligarkhi dan monopsoni.

Berharap semua kelompok tani untuk kedepannya, bersama-sama akan membangun sarikat dagang petani. Sarikat dagang petani, akan menjadi solusi petani dalam mendapatkan modal, memasarkan produk, dan mengalahkan para “pemain” yang selama ini menguasai pasar dan memperoleh keuntungan terbesar. Dari pengalaman semuanya ini, tidak bisa dikerjakan sendiri. Untuk itu dibutuhkan banyak persekutuan dan perkawanan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah. Tidak ada satupun petani bisa tanpa berjejaring dapat memampukan dirinya sendiri. Dari pengalaman panjang mengabdikan diri sejak tahun 1988 sampai sekarang, Kementerian Desa Pembangunan Daerah

Tertinggal dan Transmigrasi mengangkat saudara Muhammad Nuruddin, sebagai Tenaga Ahli Utama di Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat sejak tahun 2016-2018 dan tahun 2018-2019 menjadi Tenaga Ahli Utama Penasehat Menteri.

Konsistensi (Istiqomah) merupakan kunci dari keberhasilan seseorang untuk menjadi ahli dibidang apapun yang dia cintai sebagai suatu aktivitas pekerjaan, karena konsistensi akan membawa keyakinan akan suatu proses keberhasilan untuk mewujudkan visi atau mimpi seseorang. Konsisten dan Keyakinan merupakan kunci keberhasilan dari paradigma perubahan sosial yang dikehendaki. Lepas dari spektrum ideologi, agama, etnis, gender dan usia.

Universitas Islam Malang, sebagai institusi pendidikan memberikan dasar-dasar penguatan kapasitas mahasiswa, memberikan kerangka analisa sosial yang berbasis fakta lapangan sehingga karakter kemahasiswaan UNISMA betul-betul berorientasi kerakyatan dan Ke Indonesia, plus Ke-NU-an yang menjadi perilaku dalam tindakan sosial di masyarakat nantinya.

Baca Profile Alumni lainnya di link ini

Previous Post

MENGABDI PADA UNISMA

Next Post

Alumni Unisma : Menjadi Manager di PT Corteva Agriscience

adminikaunisma

adminikaunisma

Next Post
Choiril Anam S.Pt

Alumni Unisma : Menjadi Manager di PT Corteva Agriscience

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Choiril Anam S.Pt

Alumni Unisma : Menjadi Manager di PT Corteva Agriscience

December 24, 2025
MENGABDIKAN DIRI UNTUK PETANI

MENGABDIKAN DIRI UNTUK PETANI

September 13, 2025
MENGABDI PADA UNISMA

MENGABDI PADA UNISMA

May 16, 2025
Membanggakan, Alumni Unisma Malang Menjadi Perwira TNI AD

Membanggakan, Alumni Unisma Malang Menjadi Perwira TNI AD

May 16, 2025
Kisah Inspiratif Alumni FEB UNISMA, Sejak Kuliah Berprestasi Hingga Raih Beasiswa LPDP

Kisah Inspiratif Alumni FEB UNISMA, Sejak Kuliah Berprestasi Hingga Raih Beasiswa LPDP

0
Membanggakan, Alumni Unisma Malang Menjadi Perwira TNI AD

Membanggakan, Alumni Unisma Malang Menjadi Perwira TNI AD

0
MENGABDI PADA UNISMA

MENGABDI PADA UNISMA

0
MENGABDIKAN DIRI UNTUK PETANI

MENGABDIKAN DIRI UNTUK PETANI

0
Choiril Anam S.Pt

Alumni Unisma : Menjadi Manager di PT Corteva Agriscience

December 24, 2025
MENGABDIKAN DIRI UNTUK PETANI

MENGABDIKAN DIRI UNTUK PETANI

September 13, 2025
MENGABDI PADA UNISMA

MENGABDI PADA UNISMA

May 16, 2025
Membanggakan, Alumni Unisma Malang Menjadi Perwira TNI AD

Membanggakan, Alumni Unisma Malang Menjadi Perwira TNI AD

May 16, 2025

Recent News

Choiril Anam S.Pt

Alumni Unisma : Menjadi Manager di PT Corteva Agriscience

December 24, 2025
MENGABDIKAN DIRI UNTUK PETANI

MENGABDIKAN DIRI UNTUK PETANI

September 13, 2025
MENGABDI PADA UNISMA

MENGABDI PADA UNISMA

May 16, 2025
Membanggakan, Alumni Unisma Malang Menjadi Perwira TNI AD

Membanggakan, Alumni Unisma Malang Menjadi Perwira TNI AD

May 16, 2025
Ikaunisma

© 2023 IKA UNISMA .

More Information

  • Sambutan Ketua Ika Unisma
  • Profile Alumni
  • Program Kerja
  • Ad/Art
  • Struktur Organisasi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Organisasi
    • Sambutan Ketua Ika Unismas
    • Profile Alumni Unisma
    • Program Kerja
    • Ad/Art
    • Struktur Organisasi
  • Beasiswa
  • Dana Abadi
    • Informasi
    • Laporan
  • Kiprah Alumni
    • Inspirasi
    • Profile
  • Agenda
  • Artikel
  • Pendataan

© 2023 IKA UNISMA .